Rangkiangsumbar – DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar Safari Ramadhan Khusus 1447 Hijriah dengan menyebarkan 216 tim ke berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Dalam setiap kunjungan, rombongan menyalurkan bantuan pembangunan untuk masjid, mushalla, dan surau dengan nilai berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta per lokasi.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara unsur legislatif dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung selama bulan suci Ramadhan.
Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, saat diwawancarai Jumat (20/2), mengatakan Safari Ramadhan Khusus melibatkan seluruh unsur pimpinan dan anggota komisi. Sebaran kunjungan menjangkau wilayah perkotaan hingga pelosok nagari di seluruh provinsi.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dijadwalkan memimpin rombongan ke sejumlah lokasi di Kota Padang, di antaranya Masjid Raya Marhamah di Kuranji dan Masjid Rahmatan Lil Alamin di Lubuk Minturun.
Sementara itu, anggota dewan lainnya akan turun sesuai daerah pemilihan masing-masing, mulai dari Kepulauan Mentawai hingga Pasaman dan Dharmasraya.
Selain bersilaturahmi, setiap tim juga membawa bantuan pembangunan yang turut didukung mitra, termasuk perbankan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk memperkuat nuansa religius, rombongan turut didampingi penceramah atau ulama yang menyampaikan tausiyah menjelang maupun setelah salat Tarawih berjamaah.
Sekretariat DPRD Sumbar juga menyiapkan tim pendukung guna memastikan proses administrasi bantuan dan koordinasi lapangan berjalan lancar. Secara keseluruhan, total 216 tempat ibadah dikunjungi dalam Safari Ramadhan tahun ini.
Rinciannya, pimpinan DPRD yang terdiri dari empat orang mengunjungi 25 lokasi. Komisi I dengan sembilan anggota mengunjungi 23 tempat ibadah, Komisi II dengan 12 anggota mengunjungi 35 lokasi, Komisi III dengan 12 anggota mengunjungi 47 lokasi, Komisi IV dengan 14 anggota mengunjungi 51 lokasi, dan Komisi V dengan 15 anggota mengunjungi 45 lokasi.
Melalui Safari Ramadhan ini, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah dapat terus meningkat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (*)






