Rangkiangsumbar – Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026, jajaran Polresta Padang berhasil mengamankan lebih dari 70 orang yang diduga terlibat praktik premanisme di sejumlah wilayah Kota Padang.
Penertiban dilakukan di berbagai lokasi yang selama ini dinilai rawan gangguan ketertiban umum. Kawasan Pasar Raya Padang menjadi titik paling dominan dalam penindakan tersebut, termasuk sejumlah area parkir yang kerap dikeluhkan warga.
Berdasarkan laporan masyarakat, praktik pungutan parkir tidak sesuai ketentuan menjadi salah satu keluhan utama. Situasi ini dinilai merugikan warga serta mengganggu kenyamanan aktivitas perdagangan dan perekonomian di pusat kota.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M. Yasin, mengungkapkan bahwa puluhan terduga pelaku telah diamankan sejak operasi digelar lima hari lalu.
“Jumlah terbanyak kami amankan di kawasan Pasar Raya. Mereka langsung dibawa untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut,” ujar Kompol M. Yasin, Selasa (17/2).
Ia menegaskan, operasi akan terus diintensifkan hingga seluruh target penertiban tercapai. Pihak kepolisian juga berkomitmen menindaklanjuti setiap aduan masyarakat secara cepat dan terukur.
Operasi Pekat Singgalang 2026 berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 12 hingga 25 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan.
Dalam pelaksanaannya, aparat tidak hanya menindak aksi premanisme, tetapi juga menyasar berbagai penyakit masyarakat lainnya. Di antaranya praktik perjudian, balap liar, prostitusi, peredaran minuman keras, hingga aksi tawuran antarpelajar.
Kompol M. Yasin menekankan bahwa kepolisian tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang meresahkan warga. Ia turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
Melalui Operasi Pekat Singgalang 2026, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Padang semakin terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, tertib, dan nyaman. (*)






