Padang

Menjaga Khidmat Ramadan, 600 Personel Polresta Padang Amankan Tradisi Balimau

3
×

Menjaga Khidmat Ramadan, 600 Personel Polresta Padang Amankan Tradisi Balimau

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo

Rangkiangsumbar – Langit Kota Padang mulai berubah warna ketika siang itu masyarakat berbondong-bondong menuju lokasi pemandian dan tepian sungai. Tradisi balimau, ritual turun-temurun menyambut Bulan Suci Ramadan, kembali digelar dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Di tengah ramainya warga yang datang bersama keluarga dan sahabat, ratusan aparat keamanan tampak bersiaga. Sebanyak 600 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan tradisi tahunan tersebut berlangsung aman dan tertib.

Bagi masyarakat Minangkabau, balimau bukan sekadar mandi bersama. Ia adalah simbol pembersihan diri, lahir dan batin, sebelum memasuki Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tradisi ini selalu menjadi magnet yang menghadirkan keramaian di berbagai sudut Kota Padang.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat bukan untuk membatasi, melainkan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Pengamanan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi balimau maupun menjalankan ibadah Ramadan,” ujarnya.

Personel yang diturunkan tidak hanya berjaga di titik-titik keramaian, tetapi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas. Kemacetan dan potensi gangguan ketertiban menjadi perhatian utama, mengingat tingginya mobilitas warga saat tradisi berlangsung.

Memasuki malam hari, suasana Kota Padang berubah menjadi lebih tenang. Lampu-lampu masjid menyala terang, menandakan dimulainya salat tarawih perdana. Di saat itulah, ratusan personel kembali bergerak melakukan patroli di berbagai kawasan.

Patroli difokuskan pada permukiman warga, pusat perbelanjaan, serta titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas. Aparat ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan tarawih dengan khusyuk tanpa rasa khawatir.

Apri Wibowo menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan sepanjang Ramadan, termasuk menjelang sahur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Padang dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Di tengah hiruk-pikuk tradisi dan semarak menyambut Ramadan, kehadiran aparat menjadi bagian tak terpisahkan dari suasana. Bukan sekadar pengamanan, tetapi juga simbol kebersamaan dalam menjaga ketertiban kota.

Ramadan pun datang dengan penuh harap. Di Kota Padang, semangat ibadah dan tradisi berjalan beriringan, dijaga oleh sinergi antara masyarakat dan aparat, demi terciptanya bulan suci yang aman, damai, dan penuh keberkahan. (*)