Pesisir Selatan

Kecelakaan Maut di Bayang, Satlantas Polres Pesisir Selatan Bergerak Cepat Amankan TKP

7
×

Kecelakaan Maut di Bayang, Satlantas Polres Pesisir Selatan Bergerak Cepat Amankan TKP

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Kepolisian Resor Pesisir Selatan memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, dan menewaskan seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Rabu (28/1).

Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Pasar Baru, tepatnya di sekitar TK Pertiwi, ketika sebuah sepeda motor terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda empat yang melintas dari arah berlawanan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesisir Selatan, AKP Ade Saputra, membenarkan adanya kejadian kecelakaan yang menyebabkan satu korban jiwa tersebut.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BA 2419 GF dikendarai oleh pelajar berinisial Z (12), warga Bayang. Saat kejadian, korban membonceng seorang temannya berinisial A (12), yang juga berasal dari daerah yang sama.

AKP Ade Saputra menjelaskan, sepeda motor tersebut melaju dari arah Padang menuju Painan. Di depan kendaraan korban, terdapat mobil L300 yang secara tiba-tiba melakukan pengereman mendadak.

Akibat jarak yang terlalu dekat, pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah mobil tangki yang datang dari arah berlawanan tidak sempat menghindar.

Benturan pun tak terelakkan, sehingga korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang sepeda motor mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Sopir mobil tangki berinisial Z (55), warga Batang Kapas, telah kami amankan di Unit Laka Lantas Polres Pesisir Selatan untuk kepentingan pemeriksaan,” ungkap AKP Ade Saputra.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dengan menegaskan bahwa sepeda motor tersebut hanya ditumpangi dua orang, bukan tiga orang sebagaimana isu yang sempat berkembang.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan seluruh barang bukti. (*)