Rangkiangsumbar – Pagi itu, Rabu (28/1), suasana di Jalan Rokan, Rimbo Kaluang, Padang Barat, tampak berbeda. Di samping Kantor Samsat Padang, sebuah gedung baru berdiri megah—menjadi simbol perubahan wajah pelayanan publik di Sumatera Barat.
Gedung tersebut adalah Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Polda Sumbar, yang hari ini diresmikan langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA.
Didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin dan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq.
Kapolda meresmikan gedung yang sejak beberapa waktu lalu sebenarnya sudah mulai beroperasi. Namun, peresmian ini menandai komitmen resmi Polda Sumbar dalam menghadirkan pelayanan yang lebih modern, nyaman, dan berorientasi pada masyarakat.
“Gedung ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta dalam sambutannya.
Bukan sekadar bangunan baru, gedung pelayanan BPKB ini menjadi yang pertama di Sumatera Barat yang dirancang sesuai standar pelayanan publik modern. Mulai dari sistem antrean, proses administrasi, hingga fasilitas pendukung, semuanya disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
Seiring perkembangan teknologi, pelayanan BPKB Polda Sumbar kini telah menerapkan sistem FIFO (First In First Out). Sistem ini mengatur antrean secara otomatis, memastikan setiap pemohon dilayani secara tertib sesuai urutan dan jenis layanan yang dibutuhkan.
Tak ada lagi antrean semrawut atau kebingungan di ruang tunggu.
Seluruh proses pendaftaran dan registrasi kendaraan bermotor pun telah beralih ke sistem elektronik (electronic book). Penulisan manual ditinggalkan, digantikan pengolahan data digital yang lebih cepat, akurat, dan transparan.
Pada tahap cek fisik kendaraan, sentuhan digital juga terasa. Prosesnya kini dilakukan tanpa gesek manual. Meski demikian, petugas tetap menyediakan layanan cek fisik manual sebagai solusi bagi kendaraan lama yang mengalami kendala pada nomor rangka atau nomor mesin—sebuah bentuk pelayanan yang tetap adaptif dan solutif.
Tak kalah penting, gedung ini juga dirancang ramah bagi semua kalangan. Penyandang disabilitas dan lanjut usia mendapatkan perhatian khusus. Tersedia ruang menyusui bagi ibu, area bermain anak, pojok baca, ruang tunggu yang nyaman, area parkir yang luas, mushala, hingga toilet yang bersih dan representatif.
Dengan hadirnya gedung baru ini, Polda Sumbar berharap proses penerbitan BPKB dapat berjalan lebih cepat, jelas, dan sesuai standar pelayanan publik. Lebih dari itu, gedung ini menjadi simbol transformasi pelayanan kepolisian menuju layanan berbasis digital yang humanis dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Sumatera Barat.
Di balik dinding gedung yang baru, harapan pun ikut tumbuh: pelayanan publik yang semakin dekat, ramah, dan terpercaya. (*)






