Padang

Kebakaran Mobil di Kawasan Padat Usaha Padang, Kerugian Capai Rp100 Juta

5
×

Kebakaran Mobil di Kawasan Padat Usaha Padang, Kerugian Capai Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Peristiwa kebakaran mobil terjadi di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (20/1) sore. Insiden tersebut berlangsung di Jalan Adinegoro, tepatnya di depan Mega Motor, yang dikenal sebagai kawasan padat aktivitas usaha.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.42 WIB. Menyikapi laporan itu, petugas langsung mengerahkan armada pemadam untuk menuju lokasi kebakaran.

Dengan jarak tempuh sekitar 1,1 kilometer dari Pos 3, unit pemadam tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 16.47 WIB. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman guna mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Kabid Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan kebakaran didahului oleh suara benturan keras. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan saksi mata yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Saksi mendengar suara benturan keras, kemudian melihat sebuah mobil dalam kondisi terbakar dan langsung melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” kata Rinaldi.

Objek yang terbakar adalah satu unit mobil dengan luas area terbakar sekitar 4×4 meter persegi. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Akibat peristiwa tersebut, mobil mengalami kerusakan berat dengan perkiraan kerugian mencapai Rp100 juta. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini.

Upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan tiga bangunan toko dari potensi kebakaran. Nilai aset yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp500 juta dengan luas area terdampak sekitar 500 meter persegi.

Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan tiga unit armada dengan kekuatan 40 personel serta dibantu pihak kepolisian. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WIB, sementara pemilik kendaraan hingga kini belum diketahui (*)