Rangkiangsumbar – Puluhan penumpang pesawat Air Super Jet tujuan Padang–Jakarta terlibat aksi protes akibat keterlambatan jadwal penerbangan yang berkepanjangan. Pesawat tersebut dilaporkan mengalami delay hingga pukul 18.00 WIB.
Aksi protes itu terjadi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, pada Rabu (14/1). Hingga berita ini diturunkan, sejumlah penumpang masih bertahan di area bandara untuk menyampaikan keluhan mereka.
Keterlambatan penerbangan tersebut memicu kekecewaan para penumpang karena tidak adanya kepastian waktu keberangkatan. Sebagian penumpang tampak mendatangi konter maskapai untuk meminta penjelasan.
Salah seorang penumpang bernama Wiki mengaku seharusnya berangkat pada pukul 12.20 WIB. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, pesawat yang akan ditumpanginya belum juga diberangkatkan.
“Seharusnya kami berangkat pukul 12.20 WIB, tapi sampai jam lima sore belum ada kejelasan,” ujar Wiki saat ditemui di BIM.
Ia menjelaskan, penerbangan tersebut dijadwalkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Akibat keterlambatan itu, sejumlah penumpang khawatir akan jadwal lanjutan dan aktivitas penting mereka di tujuan.
Para penumpang berharap pihak maskapai Air Super Jet dapat memberikan penjelasan resmi serta solusi atas keterlambatan yang terjadi, termasuk kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai terkait penyebab pasti keterlambatan penerbangan tersebut.
Situasi di Bandara Internasional Minangkabau dilaporkan masih kondusif meski diwarnai keluhan dari para penumpang (*)





