Rangkiangsumbar – Arus lalu lintas di jalur Padang–Solok kembali mengalami gangguan setelah tiga unit truk gagal menanjak di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Senin pagi (12/1). Peristiwa tersebut terjadi di Panorama Satu, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Insiden itu menyebabkan kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas dengan lancar. Truk-truk yang berhenti di tanjakan curam mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan antrean panjang.
Kemacetan tidak terhindarkan, terutama pada jam sibuk pagi hari. Antrean kendaraan terlihat mengular cukup jauh, baik dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya.
Sejumlah pengguna jalan, baik pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan umum, terpaksa berhenti cukup lama menunggu proses penanganan di lokasi.
Bahkan, beberapa pengemudi memilih mematikan mesin kendaraan untuk menghindari panas berlebih.
Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas masyarakat yang hendak berangkat bekerja serta pengiriman barang. Distribusi logistik dari dan menuju Kota Padang sempat terganggu akibat kemacetan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, mengatakan pihaknya telah menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
“Puluhan personel sudah berada di lokasi. Setiap hari memang ada petugas yang berjaga di kawasan Sitinjau Lauik,” ujarnya.
Menurut AKP Riwal, jalur Sitinjau Lauik termasuk kawasan rawan karena memiliki tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem. Oleh karena itu, kepolisian secara rutin menempatkan personel guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan lalu lintas.
Ia menambahkan, apabila terjadi insiden seperti kendaraan tidak kuat menanjak atau mengalami kerusakan, petugas akan segera bergerak cepat untuk melakukan penanganan.
AKP Riwal juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Sitinjau Lauik demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas (*)





