Padang

Perlintasan Rel di Lubuk Buaya Membahayakan Pengendara

3
×

Perlintasan Rel di Lubuk Buaya Membahayakan Pengendara

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Perlintasan rel kereta api di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, dinilai membahayakan pengguna jalan. Kerusakan pada permukaan jalan akibat lubang bekas perbaikan rel telah menyebabkan banyak pengendara sepeda motor terjatuh.

Lubang di perlintasan tersebut diketahui sudah hampir satu bulan dibiarkan tanpa perbaikan lanjutan. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Berdasarkan pantauan media ini pada Selasa (6/1), ratusan pengendara roda dua tampak terjebak kemacetan saat melintas di lokasi. Mereka harus melaju perlahan karena kedalaman lubang di perlintasan rel.

Baca Juga  Ketua BM Kasgoro 1957 Apresiasi Peran Polresta Padang Jaga Kondusivitas Kota

Sejumlah pengendara bahkan kehilangan keseimbangan saat melewati rel sehingga terjatuh. Situasi tersebut kerap memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada jam sibuk.

Warga sekitar terlihat turut membantu pengendara yang kesulitan melintas. Mereka mendorong sepeda motor agar dapat melewati perlintasan rel dengan aman.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Anton, mengungkapkan bahwa kondisi perlintasan rel tersebut sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara yang baru pertama kali melintas.

Menurutnya, lubang yang dalam sulit terlihat, terutama saat hujan atau pada malam hari. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Brio Terseret Truk Rem Blong di Sitinjau Lauik

Warga setempat lainnya, Rustin, mengatakan kerusakan di perlintasan rel Lubuk Buaya sudah sering menyebabkan pengendara terjatuh. Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait kondisi tersebut. Ia mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas sembari menunggu penanganan dari instansi berwenang.

“Kami telah menerima pengaduan dari masyarakat tentang hal tersebut, kami sudah menempatkan personil disana dan beekoordinasi dengan dinas terkait,” jelasnya (*)