Rangkiangsumbar – Air sungai yang biasanya mengalir tenang itu berubah menjadi ancaman pada Jumat sore. Hujan deras yang turun tanpa jeda sejak Kamis malam membuat Sungai Batang Kuranji meluap, merendam kawasan Pasar Lalang Gowo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Dalam hitungan jam, air memasuki rumah-rumah warga dan area pasar, memaksa puluhan orang—termasuk para lansia—bertahan dalam kepungan banjir.
Di tengah genangan yang terus meninggi, puluhan personel Polresta Padang bergerak cepat mengevakuasi warga. Dengan sepatu bot dan peralatan seadanya, mereka menyusuri gang-gang sempit yang sudah berubah menjadi aliran air.
Evakuasi dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang, AKP Martadius, bersama personel gabungan.
Beberapa warga lanjut usia tampak digendong keluar rumah, sementara anak-anak digiring menuju lokasi yang lebih aman.
Tidak sedikit pula pedagang pasar yang hanya sempat menyelamatkan diri, meninggalkan lapak dan barang dagangan mereka yang terendam air cokelat bercampur lumpur.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menyebutkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir tersebut. Personel kepolisian diterjunkan untuk mengevakuasi masyarakat yang terjebak, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Selain evakuasi, polisi juga membantu mengamankan barang-barang milik warga yang masih bisa diselamatkan serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi banjir agar tidak menambah risiko kecelakaan.
Hingga Jumat sore, genangan air masih terlihat di sejumlah titik. Warga diimbau tetap waspada, mengingat curah hujan di Kota Padang masih cukup tinggi dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi. Bagi warga Pasar Lalang Gowo, sore itu menjadi pengingat bahwa alam bisa berubah sewaktu-waktu—dan solidaritas menjadi penopang di tengah musibah (*)





