Rankiangsumbar – Jalur utama di kawasan Batu Busuk, Kelurahan Koto Tuo, tepatnya di depan SMP Negeri 44 Padang, Kecamatan Pauh, lumpuh total setelah badan jalan hanyut diterjang derasnya aliran air.
Putusnya akses jalan tersebut mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan membuat warga Batu Busuk terisolir karena tidak dapat melintas keluar maupun masuk kawasan tersebut.
Hanyutnya badan jalan diduga kuat akibat meluapnya aliran Batang Kuranji yang debit airnya meningkat tajam.
Peningkatan debit air terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis malam, 1 Januari, hingga Jumat pagi, 2 Januari 2026, tanpa henti.
Luapan air sungai menggerus badan jalan hingga amblas dan tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
Kondisi tersebut memaksa warga menghentikan sementara aktivitas perjalanan dan menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
Camat Pauh, T. Masfetrin, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa pihak kecamatan telah menerima laporan dari masyarakat setempat.
Ia mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi menyebabkan luapan susulan di sekitar aliran sungai (*)





