Padang

Mengawali 2026, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Lubuk Kilangan

6
×

Mengawali 2026, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Lubuk Kilangan

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Peristiwa kebakaran mewarnai hari pertama Tahun 2026 di Kota Padang. Sebuah rumah milik warga di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, dilaporkan mengalami kebakaran pada Kamis (1/1) siang.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima petugas pada pukul 11.39 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, armada pemadam langsung dikerahkan satu menit kemudian.

“Petugas sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 11.46 WIB dan api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 12.20 WIB,” kata Rinaldi.

Ia menyampaikan, kebakaran diketahui setelah seorang warga melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap rumah. Saksi kemudian segera menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran.

Baca Juga  BUMN Milik Rakyat, Dony Oskaria: Harus Terdepan Saat Rakyat di Daerah Bencana Membutuhkan

Bangunan yang terbakar merupakan satu unit rumah tinggal dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 200 meter persegi. Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan jumlah penghuni sebanyak lima orang.

“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka, serta tidak ada warga yang harus mengungsi,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sementara itu, upaya pemadaman berhasil mencegah api merambat ke delapan rumah lain di sekitarnya, dengan nilai aset yang berhasil diamankan ditaksir sekitar Rp1 miliar.

Baca Juga  Padang-Solok Kembali Normal Usai Kecelakaan Truk Beruntun, Walaupun Bukak Tutup

Untuk penanganan kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menurunkan lima unit armada, dibantu dua unit armada dari Damkar Semen Padang, serta melibatkan kurang lebih 70 personel. Proses pemadaman turut didukung oleh unsur PMI, Polri, dan TNI.

Rinaldi menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Selain itu, kondisi geografis lokasi turut menjadi kendala dalam proses pemadaman.

“Jalan menuju lokasi cukup sempit, berada di kawasan padat penduduk, serta memiliki kontur menanjak,” tutupnya (*)