Padang

Kapolda Sumbar Tegaskan Polisi Bersih dan Amanat Publik Dijaga Hingga Akhir 2025

2
×

Kapolda Sumbar Tegaskan Polisi Bersih dan Amanat Publik Dijaga Hingga Akhir 2025

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat menutup tahun 2025 dengan komitmen tegas menjaga integritas internal sekaligus ketertiban masyarakat, tanpa ruang kompromi terhadap setiap bentuk pelanggaran.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, saat memimpin Rilis Akhir Tahun Polda Sumbar di Aula Lantai IV Mapolda Sumbar, Rabu (31/12), bersama jajaran pejabat utama, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Dalam paparannya, Kapolda menegaskan arah kebijakan kepolisian ke depan bertumpu pada dua prinsip utama, yakni bersih di internal institusi dan tegas dalam penegakan hukum di tengah masyarakat.

Salah satu fokus utama yang disorot adalah penindakan terhadap oknum anggota Polri yang melanggar disiplin dan kode etik. Sepanjang 2025, jumlah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga  Residivis Pencuri AC Kembali Ditangkap, Ketakutan hingga Mengompol di Celana

“Untuk proses PTDH memang mengalami kenaikan. Tahun 2024 ada 34 personel, sedangkan pada 2025 menjadi 39 orang. Ini bukti bahwa Polda Sumbar tidak mentolerir pelanggaran apa pun,” tegas Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Meski mengedepankan pembinaan sebagai langkah awal, Kapolda menegaskan sanksi keras tetap diterapkan apabila pelanggaran dinilai merugikan institusi dan mencederai kepercayaan publik. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga profesionalisme Polri.

Selain penataan internal, Kapolda juga menyoroti keberhasilan Polda Sumbar dalam proses penerimaan anggota Polri tahun 2025 yang berlangsung bersih dan transparan tanpa satu pun pengaduan dari masyarakat.

Baca Juga  Zigo Rolanda Pastikan Air Bersih Palukahan Pulih, Aliran Ditargetkan Aktif Rabu Ini

“Pada tahun ini, Polda Sumbar mencetak 305 personel untuk pendidikan Polri dan 170 Tamtama. Seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” ungkapnya.

Di sisi pelayanan publik, Polda Sumbar terus mendorong pendekatan edukatif dan preventif, khususnya di bidang lalu lintas, melalui penerapan tilang elektronik serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Namun demikian, Kapolda menegaskan tidak ada toleransi terhadap aksi balap liar dan tawuran yang meresahkan warga. Penindakan tegas akan terus dilanjutkan demi menjaga rasa aman masyarakat, yang kini mulai kembali dirasakan hingga pada jam-jam rawan malam hari (*)