Padang

Di Tengah Ancaman Banjir, Warga Lapau Mungguah Padang Bertahan dengan Alat Seadanya

7
×

Di Tengah Ancaman Banjir, Warga Lapau Mungguah Padang Bertahan dengan Alat Seadanya

Sebarkan artikel ini

Rangkiangsumbar – Deru air sungai yang berubah menjadi cokelat pekat masih terngiang di telinga warga Lapau Mungguah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Banjir bandang yang melanda kawasan itu meninggalkan tumpukan batu besar di alur sungai, membuat warga hidup dalam kecemasan akan datangnya banjir susulan.

Di kawasan yang dihuni sekitar 30 rumah itu, warga menyadari bahwa ancaman belum sepenuhnya berlalu. Setiap hujan deras turun, mata mereka tertuju ke sungai yang kini dangkal dan tersumbat material banjir.

Nico, salah seorang warga, mengatakan ketakutan paling besar muncul saat malam hari. Air yang sewaktu-waktu bisa meluap membuat warga selalu siaga, meski kemampuan mereka sangat terbatas.

Baca Juga  Jembatan Gunung Nago Putus Terbawa Arus

Dengan alat seadanya, warga bergotong royong memindahkan batu-batu besar yang terbawa arus banjir. Tangan kosong, linggis, dan kayu menjadi senjata utama untuk membuka kembali aliran sungai agar air tidak meluap ke permukiman.

Harapan sempat muncul ketika sebuah alat berat milik swasta datang membantu mengeruk sungai. Namun, bantuan itu tidak bertahan lama setelah aki alat berat tersebut diduga dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Akibat kejadian itu, alat berat terpaksa meninggalkan lokasi. Warga kembali berjibaku mengeruk sungai secara manual, meski sadar tenaga mereka tak sebanding dengan besarnya material yang harus dipindahkan.

Saat hujan deras turun, kecemasan berubah menjadi kepanikan kecil. Warga berbondong-bondong ke tepi sungai, membongkar batu satu per satu agar aliran air tidak tertahan dan meluap ke rumah mereka.

Baca Juga  Dukungan Mengalir Jelang Muscab Peradi SAI Padang, Martry Gilang Rosadi Diunggulkan

Di tengah keterbatasan itu, warga berharap uluran tangan datang dari pemerintah, PT Semen Padang, maupun instansi BUMN lainnya. Bantuan alat berat dinilai menjadi solusi utama untuk mengamankan sungai dari ancaman luapan.

Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan tindak kejahatan. Ia menegaskan kepolisian siap menyelidiki kasus pencurian aki alat berat demi memberikan rasa aman bagi warga yang tengah berjuang melindungi kampungnya (*)