Rangkiangsumbar – Seorang pria yang diduga merupakan mantan Bupati Dhamasraya berinisial AG dikabarkan diamankan warga di kawasan Jalan Gajah, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Peristiwa itu terjadi setelah yang bersangkutan disebut menginap di Suri Guesthouse Syariah di Jalan Belibis, pada Sabtu (25/10).
Menurut keterangan salah seorang pegawai penginapan bernama Ahmad, informasi awal diperolehnya dari dua orang pegawai yang sebelumnya bertugas jaga, namun pada hari kejadian sedang libur. Dari penuturan mereka, pria tersebut datang bersama seorang pemuda dan memesan kamar bernomor 107.
“Bapak yang videonya viral itu datang bersama anak muda dan memesan kamar nomor 107 dengan menyodorkan identitas pemuda yang dibawanya,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (29/10).
Beberapa saat kemudian, dua pegawai perempuan yang sedang piket mendengar suara keributan dari dalam kamar tersebut. Karena tidak ada pegawai laki-laki di tempat, mereka memutuskan meminta bantuan warga sekitar karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Ketika warga datang ke penginapan, pemuda yang bersama bapak itu keluar dari kamar dan berkata, ‘Gawat, bapak itu ternyata homo,’ dengan nada cemas sambil meminta tolong kepada warga,” ujar Ahmad menirukan ucapan pegawai lainnya.
Mendengar hal tersebut, warga yang berada di sekitar penginapan kemudian berupaya mengejar pria yang disebut-sebut sebagai mantan bupati itu. Ia sempat berlari dari lokasi penginapan dan berhasil kabur sejauh sekitar satu kilometer.
“Akhirnya di sebuah lokasi di kawasan Jalan Gajah, pria itu berhasil diamankan warga. Namun, pemuda yang bersamanya sudah tidak terlihat lagi. Setelah itu, warga menyerahkan pria tersebut ke Polsek Padang Utara,” jelas Ahmad.
Sementara itu, salah seorang pedagang bernama Cahyono mengatakan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi pada Sabtu lalu. Menurutnya, kejadian itu menjadi viral setelah sejumlah warga merekam saat penangkapan berlangsung. “Bapak yang viral itu diamankan setelah puluhan warga mengejarnya. Katanya sih mantan Bupati Dhamasraya, tapi saya tidak tahu pasti karena langsung dibawa ke Polsek,” ujarnya.
Kapolsek Padang Utara AKP Yuliadi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut. Namun, hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak mana pun. “Kalau ada laporan resmi, nanti akan kami informasikan dan sampaikan kepada rekan-rekan media,” ujar AKP Yuliadi (*)






